AbouT Search engine…

SEARCH ENGINE

  1. A. Pengertian

search_engineSearch engine adalah suatu portal website yang menyediakan informasi pencarian data-data yang dibutuhkan pengunjung internet. Untuk mendapatkan informasi-informasi yang dibutuhkan, pengunjung internet masuk ke situs tersebut dan melakukan pencarian. Adapun website search engine yang terkenal dan sering diakses di dunia adalah Google dan Yahoo (akan dibahas lebih lanjut)

Cara kerja search engine pertama-tama mencopy paste semua halaman website yang ada di dunia. Setelah data tersebut masuk kemudian diolah dengan algoritmanya sendiri. Saat pengunjung mencari data yang dibutuhkan, dengan algoritmanya dia menampilkan data sesuai yang  dimasukkan pengunjung. Search Engine akan berusaha mungkin menampilkan data yang paling relevan dengan yang diinginkan pengunjung. Berbagai kemungkinan data yang akan ditampilkan, dan search engine punya banyak pertimbangan yang dituangkan ke dalam algortimanya.

Algoritma ini terus berkembang karena perkembangan teknologi yang ada di samping banyak website yang berusaha agar website dia muncul di halaman pertama dari hasil lpencarian. Untuk bisa masuk di halaman pertama, kita harus membuat website mempunyai content yang baik selain juga mempunyai struktur website yang disenangi serach engine. Ini dikenal dengan SEO (Search Engine Optimization).

Mesin pencari web atau yang lebih dikenal dengan istilah web search engine merupakan sebuah website yang mempu mengindeks berbagai URL atau alamat web yang berada di dunia maya sehingga mempunyai database besar tentang berbagai URL lengkap dengan deskripsinya. Search engine bertujuan untuk memudahkan seseorang dalam menemukan apa yang dicari dalam dunia maya sesuai dengan apa yang diinginkan. Bisa dibayangkan, dalam hitungan detik dapat ditemukan ratusan ribu informasi yang diinginkan.

Berbagai format file dapat dibaca oleh search engine, baik berupa teks, gambar, suara, video, presentasi, animasi maupun file asli. Jutaan orang memanfaatkan mesin pencari secara bersamaan dalam waktu 24 jam non-stop setiap harinya. Hal inilah yang menyebabkan search engine sebagai fasilitas vital di internet sekarang ini.

Search Engine bekerja dengan cara menyimpan hampir semua informasi halaman web, yang diambil langsung dari www. Halaman-halaman ini diambil secara otomatis. Isi setiap halaman lalu dianalisis untuk menentukan cara mengindeksnya (misalnya, kata-kata diambil dari judul, subjudul, atau field khusus yang disebut meta tag). Data tentang halaman web disimpan dalam sebuah database indeks untuk digunakan dalam pencarian selanjutnya. Sebagian mesin pencari menyimpan seluruh atau sebagian halaman sumber (yang disebut cache) Maupun informasi tentang web cache tersebut Ketika seorang pengguna mengunjungi search engine dan memasukkan query, biasanya dengan memasukkan kata kunci, search engine mencari indeks dan memberikan daftar halaman web yang paling sesuai dengan kriterianya, biasanya disertai ringkasan singkat mengenai judul dokumen dan terkadang sebagian teksnya.

Search Engine lain yang menggunakan proses real-time tidak menggunakan indeks dalam cara kerjanya. Informasi yang diperlukan search engine tersebut hanya dikumpulkan jika ada pencarian baru. Jika dibandingkan dengan sistem berbasis indeks, sistem real-time ini unggul dalam beberapa hal seperti informasi selalu mutakhir, (hampir) tak ada broken link, dan lebih sedikit sumberdaya sistem yang diperlukan. Tetapi, ada juga kelemahannya yaitu pencarian lebih lama rampungnya.

Search engine yang pertama kali muncul adalah “Wandex” dari World Wide Web Wanderer, suatu web crawler yang dibangun oleh Matthew Gray di Massachusetts Institute of Technology pada tahun 1993, namun sekarang wandex tidak berfungsi lagi. Pada tahun yang sama muncul search engine bernama Aliweb, dan sampai saat ini masih beroperasi dengan baik. Pada tahun 1994, Carnegie Mellon University telah memperkenalkan sebuah search engine pertama yang bernama Lycos, di mana search engine ini sekarang berkembang menjadi usaha komersial yang cukup besar.

Segera sesudah itu, beberapa search engine lain banyak bermunculan dan bersaing untuk memperebutkan popularitas. Termasuk di antaranya adalah WebCrawler, Hotbot, Excite, Infoseek, Inktomi, dan AltaVista. Mereka bersaing dengan direktori-direktori populer seperti misalnya Yahoo!. Perkembangan selanjutnya, direktori-direktori tersebut menggabungkan atau menambahkan teknologi search engine agar fungsinya semakin meningkat seperti misalnya ZUULA, CUIL, dan FILESCOOPE.

tugas 1 upload dan paper_MUHAMMAD_RIZAL_AZIS_KA090013

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: